MBLAQ terpilih untuk membintangi variety show mendatang dari KBS. Acara ini akan menyoroti berbagai spesies yang terancam punah dengan memiliki idola untuk mengurus hewan langka selama sekitar sebulan.
Dalam rangka menyambut event besar Education Festival 2012 yang biasa diselenggarakan tiap tahunnya oleh OSPETA (Organisasi Santri Pesantren Terpadu Al-Kahfi, semacam OSIS), GEO Al-Kahfi diberikan kepercayaan untuk membuat poster larangan membuang sampah pada event tersebut agar saat berlansungnya acara tersebut, lingkungan disekitar Al-Kahfi tetap bersih:)
Berikut ini adalah beberapa poster yang telah kami buat:
Sebuah hotel berdinding sampah berdiri tepat di jantung kota Madrid, Spanyol. Hotel ini di bangun dari 12 ton sampah yang dikumpulkan dari pantai, pembuangan sampah serta pasar loak.
Benda buatan manusia terbesar di dunia bukanlah "The Great Wall", tetapi "The Great Pacific Garbage Patch". Dia adalah kumpulan sampah yang terdiri dari plastik, limbah kimia dan bangkai hewan yang terkumpul oleh putaran arus laut dan tersimpan di suatu tempat lautan pasifik.
Osaka, Jepang mengolah sampah menjadi energi alternatif
Jerman mengolah sampah menjadi energi alternatif
Di Jepang terdapat 2 tempat pengolahan sampah yang tidak seperti pengolahan sampah biasa. Bangunannya mengandalkan arsitektur yang menarik, bentuk lucu dan warna-warna cerah
Di Irlandia dan Denmark pemerintah menerapkan pajak untuk kantong plastik
Di Amerika Serikat, Afrika Selatan, Bangladesh dan Irlandia, penggunaan plastik dilarang
Setelah sukses dengan stiker, akhirnya kali ini kami membuat hal yang agak berbeda..yaitu pin dan gantungan! Dan tentunya keuntungan dari pin dan gantungan ini 100% kami berikan untuk lingkungan. Kami juga gak lupa memasukan unsur-unsur tentang penjagaan lingkungan.
Bintang film Friends with Benefit itu akan meraih futures award yang mewakili pemimpin masa depan dalam bidang lingkungan yang berasal dari dunia hiburan.
Maroon 5 menerima penghargaan bidang lingkungan pada EMA karena seluruh kru dan personil Maroon 5 memakai botol minum aluminium yang bisa dipakai berkali-kali dan bis pribadi mereka memakai bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan.
1. Terumbu Karang Great Barrier Reef akan hilang 20 tahun kemudian.
The Great Barrier Reef akan sangat rusak oleh pemanasan air yang akan dikenali dalam waktu 20 tahun. Charlie Veron, mantan kepala ilmuwan dari Australian Institute of Marine Science, kepada The Times: "Tidak ada jalan keluar, tidak ada celah. Great Barrier Reef akan selesai dalam waktu 20 tahun atau lebih. "Begitu karbon dioksida telah menghantam tingkat untuk memperkirakan antara 2030 dan 2060, semua terumbu karang punah" katanya.
2. Hutan Hujan Amazon akan berubah menjadi padang pasir.
Amazon adalah dunia hutan hujan tropis terbesar. Namun, pemanasan global dan penggundulan hutan yang membalik peran hutan sebagai karbon, mengubah 30-60% dari hutan menjadi padang rumput kering. Proyeksi menunjukkan hutan bisa hilang sepenuhnya pada tahun 2050.
3. Gurun Sahara akan menjadi padang rumput.
Ilmuwan melihat tanda-tanda bahwa gurun Sahara dan daerah sekitarnya menjadi semakin hijau karena meningkatnya curah hujan. Jika berkelanjutan, hujan ini bisa merevitalisasi daerah dilanda kekeringan, reklamasi mereka untuk pertanian masyarakat.